Blogdaffal.com-Inilah 5 Hal Yang Menjadi Kegagalan Teror Bom Di Jakarta-Seperti yang kita ketahui bahwa pada hari Kamis lalu tanggal (14/01/2016) telah terjadi Teror Bom di Sarinah,Thamrin.Teror Bom tersebut mengakibatkan 7 Korban Tewas dalam Peristiwa tersebut.
5 Di antaranya adalah Pelaku Bom Bunuh Diri,1 WNI,dan 1 WNA (Kanda).Namun pada peristiwa Teror Bom tersebut Bom yang di gunakan oleh para Pelaku Teror Menurut Polri adalah Bom dengan daya ledak Low Explosive yang di utarakan oleh Polda Metro Jaya artinya memiliki daya ledak yang kecil dan cakupan ledaknya tidak terlalu luas.
Tapi menurut saya sendiri Teror Bom yang terjadi di Sarinah,Thamrin tersebut merupakan Teror Bom yang sangat Gagal karena jika di lihat dari segi ledakan yang terlalu kecil juga para pelaku Teror Bom tersebut kurang cerdas dalam menyusun Strategi.Ingin tahu apa alasannya mereka gagal meneror Jakarta pada hari Kamis Kemarin????.
1.Senjata Yang Di Gunakan Oleh Pelaku Teror Bom Adalah Senjata Rakitan
Jika kita melihat Video Video yang telah tersebar Di Sosial Media dan juga Gambar Gambar Foto pelaku Teroris yang tersebar kita dapat melihat bahwa senjata yang di gunakan oleh Pelaku Teror Bom hanyalah senjata berupa Pistol kecil dan tergolong Rakitan.Tentunya hal ini bisa sangat berpengaruh bagi kegagalan dari Teror Bom Di Sarinah,Thamrin,Jakarta pada hari Kamis kemarin.
2.Pelaku Teror Bom Tidak Bisa Menakut Nakuti Warga Indonesia Di Jakarta
Seperti yang kita ketahui pada saat terjadi adanya Teror Bom di Prancis orang orang yang ada di sekitar lokasi pengeboman segera pergi dan lari mencari tempat untuk berlindungi.Namun tidak untuk Bom Sarinah yang terjadi Kami (14/01/2016) lalu.Alih alih merasa untuk melarikan diri untuk mencari tempat persembunyian dari Ledakan Bom.
Warga Indonesia yang ada di sekitar Lokasi Pengeboman justru malah menonton dan tidak ada rasa takut sedikit pun yang ada di Lokasi kejadian mereka menunjukan rasa tidak takut mereka terhadap Terorisme dan bahkan ada salah satu Driver Go-Jek yang menyelamatkan seorang Wanita yang kakinya terkena efek Bom dan berdarah di bagian betis.
3.Para Pelaku Teror Bom Kalah Dengan Tukang Sate,Kacang Rebus,Dan Polisi Ganteng
Selang beberapa jam ketika terjadi Teror Bom di Sarinah para Netizen lewat akun Twitter nya banyak menciptakan tagar seperti tagar pertama yang di ciptakan oleh Netizen adalah #PrayForJakarta.Kemudian selang beberapa jam Tagar tersebut kalah oleh tagar #KamiTidakTakut.
Tapi ketika para Netizen melihat Foto Polisi yang juga anggota Polri memakai baju Casual mengenakan celana biasa dan membawa Pistol Imut serta berlari ke arah Pelaku Teror Bom.Munculah sebuah Tagar yang berkata #KamiNaksir hal ini di karenakan Polisi yang ada di dalam Foto tersebut sangat ganteng menurut para Netizen.
Tidak hanya itu Para pelaku Teror Bom juga kalah dengan Tukang Sate,Tukang Kacang Rebus,Pedagang Asongan,dan juga pedagan Rokok dan kopi yang masih berkeliaran mencari Nafkah pada saat kejadian Teror Bom tersebut (This Is Indonesia.Semua Orang Indonesia Itu Greget Dan Tidak Takut Teror Bom)
4.Para Pelaku Dapat Di Gagalkan Dengan Mudah
Video yang tersebar Di Sosial Media menunjukan adanya orang yang memakai Baju Putih Polos yang menodongkan Pistol ke arah Pelaku.Awalnya Netizen mengira bahwa ornag yang memakai Baju Putih Polos dengan membawa sebuah Pistol itu adlaah pelaku Teror.
Namun setelah di selidiki itu adalah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Untung Sangaji yang telah menembak beberapa Korban Pelaku hingga lumpuh dan Tewas.
Di ketahui pada saat itu AKBP Untung Sangaji sedang menyeruput Kopi di kawasan sekitar Ledakan Bom tersebut lalu AKBP Untung Sangaji mendengar ledakan dan adanya Asap yang mengepul di Pos Polisi.AKBP Untung Sangaji pun langsung mengeluarkan pistol dan menuju tempat pelaku lalu menembaknya hingga lumpuh Total.
5.Indonesia Hanya Butuh Waktu Selama 3 Jam Untuk Melumpuhkan Teroris Secara Total
Serangan pertama Teror Bom terjadi pada pukul 10.45 WIB,ledakan Bom pertama oleh Teroris berhasil menghancurkan StarBucks Coffe yang ada di dalam Gedung SkyLine.Tapi hanya sleang sekitar 10-15 Menit Polri yang ada di tempat kejadian maupun yang berangkat dari Markas langsung melakukan perlindungan terhadap masyarakat dan juga mencari Pelau Teror Bom.
Polri hanya membutuhkan waktu sekitar 3 Jam untuk membuat suasana di sektiar lokasi pengeboman tersebut menjadi Kondusif dan aman serta terkendali,dan dalam waktu 3 Jam tersebut para Pelaku Teror juga sudah di lumpuhkan secara Total.Bahkan Dunia pun terkagum kagum pada Polri Di Indonesia yang hanya membutuhkan waktu sekitar 3 Jam saja untuk membuat suasana kondusif dan melumpuhkan semua Teroris.
Pujian tersebut datang dari berbagai Negara tetangga maupun Timur Tengah seperti:Arab Saudi,Malaysia,Kanselir Jerman,Menlu Australia dan juga pujian di sampaikan langsung oleh PBB yang membuat Indonesia memiliki kesigapan dalam menumpas Teror Bom hanya dalam waktu 3 Jam saja.Pujian datang lewat Telepon Seluler/lainnya dari beberapa perwakilan Negara Negara tersebut.
5 Di antaranya adalah Pelaku Bom Bunuh Diri,1 WNI,dan 1 WNA (Kanda).Namun pada peristiwa Teror Bom tersebut Bom yang di gunakan oleh para Pelaku Teror Menurut Polri adalah Bom dengan daya ledak Low Explosive yang di utarakan oleh Polda Metro Jaya artinya memiliki daya ledak yang kecil dan cakupan ledaknya tidak terlalu luas.
Tapi menurut saya sendiri Teror Bom yang terjadi di Sarinah,Thamrin tersebut merupakan Teror Bom yang sangat Gagal karena jika di lihat dari segi ledakan yang terlalu kecil juga para pelaku Teror Bom tersebut kurang cerdas dalam menyusun Strategi.Ingin tahu apa alasannya mereka gagal meneror Jakarta pada hari Kamis Kemarin????.
1.Senjata Yang Di Gunakan Oleh Pelaku Teror Bom Adalah Senjata Rakitan
Jika kita melihat Video Video yang telah tersebar Di Sosial Media dan juga Gambar Gambar Foto pelaku Teroris yang tersebar kita dapat melihat bahwa senjata yang di gunakan oleh Pelaku Teror Bom hanyalah senjata berupa Pistol kecil dan tergolong Rakitan.Tentunya hal ini bisa sangat berpengaruh bagi kegagalan dari Teror Bom Di Sarinah,Thamrin,Jakarta pada hari Kamis kemarin.
2.Pelaku Teror Bom Tidak Bisa Menakut Nakuti Warga Indonesia Di Jakarta
Seperti yang kita ketahui pada saat terjadi adanya Teror Bom di Prancis orang orang yang ada di sekitar lokasi pengeboman segera pergi dan lari mencari tempat untuk berlindungi.Namun tidak untuk Bom Sarinah yang terjadi Kami (14/01/2016) lalu.Alih alih merasa untuk melarikan diri untuk mencari tempat persembunyian dari Ledakan Bom.
Warga Indonesia yang ada di sekitar Lokasi Pengeboman justru malah menonton dan tidak ada rasa takut sedikit pun yang ada di Lokasi kejadian mereka menunjukan rasa tidak takut mereka terhadap Terorisme dan bahkan ada salah satu Driver Go-Jek yang menyelamatkan seorang Wanita yang kakinya terkena efek Bom dan berdarah di bagian betis.
3.Para Pelaku Teror Bom Kalah Dengan Tukang Sate,Kacang Rebus,Dan Polisi Ganteng
| Sosok Polisi Ganteng Yang Ada Pada Teror Bom Sarinah |
![]() |
| Penjual Kopi dan Pedagang Asongan Yang Tetap Berjualan |
Selang beberapa jam ketika terjadi Teror Bom di Sarinah para Netizen lewat akun Twitter nya banyak menciptakan tagar seperti tagar pertama yang di ciptakan oleh Netizen adalah #PrayForJakarta.Kemudian selang beberapa jam Tagar tersebut kalah oleh tagar #KamiTidakTakut.
Tapi ketika para Netizen melihat Foto Polisi yang juga anggota Polri memakai baju Casual mengenakan celana biasa dan membawa Pistol Imut serta berlari ke arah Pelaku Teror Bom.Munculah sebuah Tagar yang berkata #KamiNaksir hal ini di karenakan Polisi yang ada di dalam Foto tersebut sangat ganteng menurut para Netizen.
![]() |
| "Jamal" Tukang Sate Yang Masih Berjualan Saat Pengeboman |
Tidak hanya itu Para pelaku Teror Bom juga kalah dengan Tukang Sate,Tukang Kacang Rebus,Pedagang Asongan,dan juga pedagan Rokok dan kopi yang masih berkeliaran mencari Nafkah pada saat kejadian Teror Bom tersebut (This Is Indonesia.Semua Orang Indonesia Itu Greget Dan Tidak Takut Teror Bom)
4.Para Pelaku Dapat Di Gagalkan Dengan Mudah
Video yang tersebar Di Sosial Media menunjukan adanya orang yang memakai Baju Putih Polos yang menodongkan Pistol ke arah Pelaku.Awalnya Netizen mengira bahwa ornag yang memakai Baju Putih Polos dengan membawa sebuah Pistol itu adlaah pelaku Teror.
Namun setelah di selidiki itu adalah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Untung Sangaji yang telah menembak beberapa Korban Pelaku hingga lumpuh dan Tewas.
Di ketahui pada saat itu AKBP Untung Sangaji sedang menyeruput Kopi di kawasan sekitar Ledakan Bom tersebut lalu AKBP Untung Sangaji mendengar ledakan dan adanya Asap yang mengepul di Pos Polisi.AKBP Untung Sangaji pun langsung mengeluarkan pistol dan menuju tempat pelaku lalu menembaknya hingga lumpuh Total.
5.Indonesia Hanya Butuh Waktu Selama 3 Jam Untuk Melumpuhkan Teroris Secara Total
Serangan pertama Teror Bom terjadi pada pukul 10.45 WIB,ledakan Bom pertama oleh Teroris berhasil menghancurkan StarBucks Coffe yang ada di dalam Gedung SkyLine.Tapi hanya sleang sekitar 10-15 Menit Polri yang ada di tempat kejadian maupun yang berangkat dari Markas langsung melakukan perlindungan terhadap masyarakat dan juga mencari Pelau Teror Bom.
Polri hanya membutuhkan waktu sekitar 3 Jam untuk membuat suasana di sektiar lokasi pengeboman tersebut menjadi Kondusif dan aman serta terkendali,dan dalam waktu 3 Jam tersebut para Pelaku Teror juga sudah di lumpuhkan secara Total.Bahkan Dunia pun terkagum kagum pada Polri Di Indonesia yang hanya membutuhkan waktu sekitar 3 Jam saja untuk membuat suasana kondusif dan melumpuhkan semua Teroris.
Pujian tersebut datang dari berbagai Negara tetangga maupun Timur Tengah seperti:Arab Saudi,Malaysia,Kanselir Jerman,Menlu Australia dan juga pujian di sampaikan langsung oleh PBB yang membuat Indonesia memiliki kesigapan dalam menumpas Teror Bom hanya dalam waktu 3 Jam saja.Pujian datang lewat Telepon Seluler/lainnya dari beberapa perwakilan Negara Negara tersebut.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar